Bayang-bayang Kota Malam
Dalam hening malam yang merintih,
Kota bergelora di bawah purnama.
Cahaya lampu berkelip redup,
Menggurat bayang-bayang di trotoar.
Langkah kaki sunyi berbisik lirih,
Mengiringi denting waktu yang letih.
Riuh rendah terpendam dalam gelap,
Kisah-kisah terbungkus dalam diam.
Gedung-gedung menjulang angkuh,
Menjaga rahasia di balik jendela.
Lampu-lampu neon berkedip malu,
Seolah menggoda jiwa yang terlena.
Angin malam membawa bisikan cinta,
Dari sudut-sudut kota yang terlupa.
Hati-hati yang merindu dalam senyap,
Menanti pagi dalam pelukan harap.
Bayang-bayang menari di atas aspal,
Mengikuti irama kota yang tak pernah tidur.
Mimpi-mimpi terbang tinggi di angkasa,
Mencari tempat singgah di cakrawala.
Kota malam, dalam pesonamu yang kelam,
Tersimpan sejuta cerita tanpa nama.
Bayang-bayangmu, saksi bisu abadi,
Dari hidup yang terus melangkah pasti.

