Menghirup Kenangan dalam Setiap Tegukan Kopi

Menghirup Kenangan dalam Setiap Tegukan Kopi

Di setiap tegukan yang kupetik,
Kenangan-kian terasa hidup, berkilau.
Dalam setiap goresan aroma pagi,
Terpahatlah cerita, terukir jua rindu.

Kopiku, pengantar bait-bait masa lalu,
Setiap suapan bagai melodi yang mengalun.
Dalam lekuk cangkir, terperangkap kisah,
Mengalir deras, memenuhi harapan.

Di tiap hela napasku, ada puisi,
Mengalun dalam irama secangkir kopi.
Menghirup kenangan, menjelma di pagi,
Tak henti mengalir, bagai sungai yang membelah.

Biji-biji kopiku, saksi bisu cerita,
Mengajakku menelusuri waktu yang berlalu.
Tetesan embun di kaca, menyaksikan getir,
Dan manisnya rindu yang tercipta di sini.

Menghirup kenangan dalam setiap tegukan,
Kucoba memeluk hangatnya nostalgia.
Dalam secangkir kopi, kucari kedamaian,
Menyatu dalam haru, dalam lelap asmara.

Dalam gelas kosong, terpampang kesan lalu,
Bergelayut erat dalam aroma yang merayu.
Menghirup kenangan, bersama secangkir kopi,
Kucoba merangkai kembali mimpi yang pernah terluput.