Semburat Mentari di Puncak Langit
Di puncak langit, mentari bersinar gemilang,
Semburatnya menari di antara awan putih,
Seolah melukis kisah yang tak ternilai harganya,
Di setiap goresan cahaya yang merayap pelan.
Langit biru menjadi kanvas yang sempurna,
Bagi sang mentari yang menjelma menjadi seniman,
Menghadirkan lukisan indah dari sisi ke sisi,
Menyapa dunia dengan cinta yang tak terukur.
Sinar-sinar emas memeluk langit dengan lembut,
Menyentuh hati yang terbuka dalam bisikan sepi,
Mengalirkan kehangatan ke dalam jiwa yang letih,
Menyirami bumi dengan harapan yang tiada tara.
Di balik kabut tipis, tersembunyi sebuah harapan,
Bahwa setiap pagi membawa cerita yang baru,
Semburat mentari di puncak langit mengajak kita,
Untuk terus berjalan, mengejar impian yang tertinggi.
Biarlah cahaya itu menjadi pengingat akan keindahan,
Dan tiap goresannya menjadi pelipur lara,
Di puncak langit, di sana terukir keabadian,
Dalam semburat mentari yang tiada duanya.

