Serpihan Asa di Ujung Senja
Di ujung senja, ku kumpulkan serpihan asa,
Di antara langit yang perlahan memudar,
Ada harapan yang tak sempat terucap,
Menggantung di langit yang kini semakin redup.
Cahaya lembayung mulai memudar,
Seperti impian yang perlahan pudar,
Namun, dalam setiap serpihan asa ini,
Ada jejak langkah yang tak kan pernah mati.
Angin membawa bisikan pelan,
Tentang cita-cita yang tertinggal di belakang,
Meski malam segera tiba,
Aku tahu asa ini tak kan sia-sia.
Setiap serpihan adalah doa,
Yang terbang ke langit, mencari tempatnya,
Mungkin tak segera terwujud nyata,
Namun tak pernah hilang dalam semesta.
Di ujung senja, aku berdiri,
Menyaksikan hari yang hampir pergi,
Namun di dalam hati, serpihan asa ini,
Akan terus hidup, hingga mentari kembali berseri.

