Serpihan Harapan di Langit Kelabu
Di atas tanah yang berbisik lirih,
Langit kelabu merunduk rendah,
Menggantung awan kelam penuh cerita,
Seolah menahan hujan yang rindu turun.
Di sela angin yang berhembus pilu,
Ada serpihan harapan yang terbang perlahan,
Mengikuti jejak angin, meniti ujung cakrawala,
Mencari cahaya di balik kelamnya waktu.
Malam tiba, membawa gulita yang memeluk,
Namun harapan itu tetap bertahan,
Menari di antara bintang yang tersembunyi,
Menggapai mimpi yang tertinggal di sudut langit.
Esok hari, saat fajar mulai mengintip,
Langit kelabu perlahan memudar,
Serpihan harapan menyatu dengan cahaya pagi,
Menyambut hari baru dengan hati yang tak lagi sepi.
Di setiap langkah yang kita tempuh,
Ada harapan yang terus hidup,
Meski langit seringkali kelabu,
Cahaya harapan akan selalu menemukan jalannya.

